Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SMAN 41 Jakarta: Menumbuhkan Iman, Ilmu, dan Kebersamaan
SMAN 41 Jakarta menggelar kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada 27 Rajab 1446 Hijriah dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Acara ini menjadi momen penting bagi seluruh warga sekolah untuk memperdalam keimanan sekaligus mempererat silaturahmi antar siswa, guru, dan tamu undangan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menciptakan suasana religius di aula sekolah. Selanjutnya, para hadirin mengikuti tausiyah atau ceramah agama yang disampaikan oleh ustaz tamu. Dalam ceramah tersebut, dijelaskan makna perjalanan Isra Mi’raj sebagai peristiwa luar biasa yang mengajarkan umat Islam tentang keimanan, kesabaran, serta pentingnya menjalankan salat lima waktu.
Antusiasme peserta terlihat jelas saat mendengarkan materi dan pesan-pesan motivasi yang disampaikan. Tidak hanya sebagai peringatan sejarah Islam, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter agar siswa lebih bertakwa, disiplin, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Selain tausiyah, acara juga diisi dengan sesi dokumentasi bersama guru, panitia, dan penceramah sebagai bentuk kenangan kebersamaan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa ketika seluruh peserta saling berinteraksi dan berbagi senyum.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, diharapkan seluruh warga SMAN 41 Jakarta dapat mengambil hikmah bahwa tawakal, kesabaran, dan keikhlasan kepada Allah SWT adalah kunci dalam menghadapi setiap tantangan hidup. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan untuk membangun generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan beriman kuat.
“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya tawakal dan berserah diri kepada Allah SWT dalam menghadapi kesulitan hidup.”
Komentar
Posting Komentar